2

  • prima_tnt@yahoo.com
  • prima_tnt@yahoo.com
  • prima_tnt@yahoo.com

Kamis, 25 Oktober 2012

Double Track Jakarta - Semarang Rampung 2013

Pembangunan jalur rel ganda (double track) antara Jakarta sampai Semarang, ditargetkan selesai pada Juni 2013. Hal ini diucapkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono, di Stasiun Alastua, Selasa (16/10), ketika meninjau langsung perkembangan pembangunan jalur double track lintas Semarang. Menurutnya, proyek yang begitu penting ini harus selesai pada waktunya, karena manfaatnya yang luar biasa.

Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan mendampingi Wakil Presiden RI, Boediono menuju area peron Stasiun Semarang Tawang.
"Target yang disepakati pada bulan Juni 2013, Jakarta Semarang sudah double track penuh operasional. Jadi sebelum lebaran sudah bisa dimanfaatkan," jelas Wakil Presiden RI Boediono kepada rekan-rekan wartawan. Dijelaskan sebelumnya oleh Wakil Presiden RI Boediono, dengan adanya jalur double track ini akan meningkatkan kapasitas transportasi orang maupun barang di Pulau Jawa dan akan mengurangi beban di lintas jalan raya yang akan mengurangi biaya. "Ekonomi Jawa Tengah dan Jawa Timur akan meningkat lebih," terang Wakil Presiden
Kerja Kemenhub menjelaskan kepada Wakil Presiden RI, Boediono mengenai pengerjaan jalur ganda di Stasiun Alastua
Ia pun mentargetkan jalur double track yang menghubungkan Jakarta sampai Surabaya akan selesai pada akhir Desember 2013, dan akan langsung operasional pada 2014. Wakil Presiden RI Boediono pun sangat menghargai semua pihak yang telah membantu berjalannya proyek pembangunan jalur ganda ini tepat pada waktunya. "Saya melihat koordinasi mulai dari lapangan sampai ke pusat itu tertata baik, dan sampaikan penghargaan saya kepada semua pihak. Mulai dari Pemerintah Daerah, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, TNI, mereka mendukung semua, masyarakat yang sangat kooperatif dalam pembebasan lahan yang memberikan kesejahteraan," kata Wakil Presiden RI Boediono. (Humaska)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Di Buat oleh Rian Prasetya